Selasa, 07 September 2010

KUTAI DAN DAYAK


Penduduk asli Kalimantan timur terbagi atas 2 suku terbesar yaitu Suku Kutai yang memiliki sejarah Kerajaan tertua di Indonesia dan Suku Dayak dari pedalaman. Adapun suku suku yang lain yang berdiam hanya pendatang dari luar Kaltim.

Penduduk asli kaltim yaitu suku Kutai  biasanya berdiam di daerah pantai dan tepian sungai sungai yang ada di Kaltim seperti di Tenggarong,Samarinda,Balikpapan,Bontang,Sangata,Santan,Paser,Bengalon,Tanah hulu,Sebulu,dll  yang biasanya memeluk agama Islam.dan yang kedua penduduk yang tinggal di pedalaman masih menganut kepercayaan animisme dan sebagian lagi memeluk agama Kristen dan Katholik dan ada juga yang beragama islam yaitu suku dayak yang terdiri dari berbagai macam sub suku dayak seperti basap,bahau,punan,modang,iban,Tunjung dll.

Penduduk asli di pedalaman dahulunya hidup berpindah-pindah (nomaden), hal ini disebabkan karena mata pencaharian utama mereka adalah berladang dengan berpindah-pindah serta berburu. Sedangkan penduduk yang tinggal di daerah pantai dan tepi sungai, selain hidup dengan bercocok tanam secara menetap juga ada yang hidup sebagai nelayan, pedagang dan pegawai/karyawan di pemerintahan maupun swasta.

Secara umum dapat dikatakan bahwa masyarakat Kutai dan Dayak memiliki sifat yang ramah tamah, jujur dan memiliki semangat gotong-royong yang tinggi.Tamu atau pendatang dari luar sangat dihormati sehingga kalau pendatang membuat atau mendirikan berbagai macam usaha di Kaltim sangat di hormati serta didukung dan tidak pernah menggangu para pendatang,tetapi kadang kadang para pendatang ke kaltim yang kurang menghormati penduduk asli kaltim tersebut,sehingga kalau dibiarkan berlarut larut dikhawatirkan akan berdampak seperti di Kota Sampit Kalteng.

Masyarakat kutai dan dayak juga sangat religius dan memiliki rasa toleransi antar umat beragama yang tinggi sehingga para penduduk di Kaltim bebas dalam memeluk agama apapun.

Untuk pelestarian budaya Suku kutai dan dayak selalu mengadakan pesta adat yang disebut Erau yang berpusat di tenggarong kutai kertanegara yaitu di tempat  bekas kerajaan kutai dan didaerah daerah yang ada di kaltim yang masih banyak ditempati oleh orang orang kutai dan dayak seperti Bontang,sangata,paser,bengalon dan samarinda juga diadakan acara Erau di daerah masing masing








RADJA BONTANG,BUDAYA KUTAI,GUNTUNG BENUA TUHA

6 komentar:

  1. nice post sahabat ku...mimi lagi sukain...deh...

    BalasHapus
  2. hmmm...
    jadi ingat pelajaran sejarah nih...

    BalasHapus
  3. Nice Post Sob! btw Ramadhan Akan Segera Pergi, Idul Fitri Sudah Menanti.. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431H, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin :)

    BalasHapus
  4. Wah.. blog yg sangat bagus mas.. jadi bisa mengenal lebih banyak budaya nih :D

    BalasHapus
  5. Memang Budaya Kutai dgn Dayak, tdk bisa dilepaskan ya sob :)

    BalasHapus
  6. Indra Nur Idzhar28 Agustus 2011 08.28

    Sebagai penduduk asli, smoga etam bisa melestarikan budaya kalimantan, yaitu dayak dan kutai. Salam.

    BalasHapus